Contoh Soal Elastisitas Permintaan dan Penawaran

Ingin menguasai konsep elastisitas permintaan dan penawaran? Artikel ini menyediakan berbagai contoh soal elastisitas permintaan dan penawaran lengkap dengan pembahasannya, membantu Anda memahami dan mengaplikasikan konsep penting dalam ekonomi ini. Siap menguji pemahaman Anda?
Memahami Elastisitas Permintaan dan Penawaran
Sebelum membahas contoh soal elastisitas permintaan dan penawaran, mari kita ulas kembali pengertiannya. Elastisitas permintaan mengukur seberapa responsif perubahan kuantitas barang yang diminta terhadap perubahan harga. Sementara, elastisitas penawaran mengukur seberapa responsif perubahan kuantitas barang yang ditawarkan terhadap perubahan harga.
Jenis-Jenis Elastisitas
Ada beberapa jenis elastisitas, di antaranya:
- Elastis: Perubahan harga sedikit menyebabkan perubahan kuantitas yang besar.
- Inelastis: Perubahan harga besar hanya menyebabkan perubahan kuantitas yang sedikit.
- Elastisitas Uniter: Perubahan harga dan kuantitas sebanding.
- Elastisitas Sempurna: Perubahan harga sedikit menyebabkan perubahan kuantitas yang sangat besar (tak terhingga).
- Elastisitas Nol: Perubahan harga tidak mempengaruhi kuantitas.
- %ΔQ = [(80-100)/100] x 100% = -20%
- %ΔP = [(12000-10000)/10000] x 100% = 20%
- Ed = -20% / 20% = -1
- %ΔQ = [(300-200)/200] x 100% = 50%
- %ΔP = [(40000-50000)/50000] x 100% = -20%
- Ed = 50% / -20% = -2.5
- %ΔQ = [(700-500)/500] x 100% = 40%
- %ΔP = [(10000-8000)/8000] x 100% = 25%
- Es = 40% / 25% = 1.6
Contoh Soal Elastisitas Permintaan
Berikut beberapa contoh soal elastisitas permintaan:
Soal 1:
Harga kopi meningkat dari Rp 10.000 menjadi Rp 12.000 per kg. Akibatnya, permintaan kopi turun dari 100 kg menjadi 80 kg. Hitung elastisitas permintaan kopi!
Pembahasan:
Rumus elastisitas permintaan: Ed = (%ΔQ) / (%ΔP)
Kesimpulan: Elastisitas permintaan kopi adalah -1, artinya elastis uniter.
Soal 2:
Sebuah toko baju menurunkan harga kaos dari Rp 50.000 menjadi Rp 40.000. Penjualan kaos meningkat dari 200 pcs menjadi 300 pcs. Hitung elastisitas permintaan kaos tersebut! Apakah permintaan kaos ini elastis atau inelastis?
(Silahkan kerjakan soal ini dan bandingkan jawaban anda dengan pembahasan di bawah ini)
Pembahasan Soal 2:
Kesimpulan: Elastisitas permintaan kaos adalah -2.5, artinya permintaan kaos ini elastis.
Contoh Soal Elastisitas Penawaran
Berikut contoh soal elastisitas penawaran:
Soal 1:
Harga beras meningkat dari Rp 8.000 menjadi Rp 10.000 per kg. Petani meningkatkan pasokan beras dari 500 ton menjadi 700 ton. Hitung elastisitas penawaran beras!
Pembahasan:
Rumus elastisitas penawaran: Es = (%ΔQ) / (%ΔP)
Kesimpulan: Elastisitas penawaran beras adalah 1.6, artinya penawaran beras elastis.
Kesimpulan
Mempelajari contoh soal elastisitas permintaan dan penawaran sangat penting untuk memahami konsep ekonomi mikro ini. Dengan latihan lebih banyak, Anda akan semakin mahir menghitung dan menganalisis elastisitas. Ingatlah untuk selalu memperhatikan tanda negatif pada elastisitas permintaan yang menunjukkan hubungan terbalik antara harga dan kuantitas yang diminta.
Tanya Jawab
Q: Apa perbedaan antara elastisitas permintaan dan elastisitas penawaran?
A: Elastisitas permintaan mengukur respon perubahan kuantitas diminta terhadap perubahan harga, sementara elastisitas penawaran mengukur respon perubahan kuantitas ditawarkan terhadap perubahan harga.
Q: Apa artinya jika elastisitas permintaan bernilai -0.5?
A: Artinya permintaan inelastis. Perubahan harga 1% hanya menyebabkan perubahan kuantitas yang diminta sebesar 0.5%.
Q: Di mana saya bisa menemukan contoh soal elastisitas permintaan dan penawaran lainnya?
A: Anda dapat menemukan lebih banyak contoh soal di buku teks ekonomi mikro, website pendidikan online, atau dengan mencari lebih lanjut di internet dengan kata kunci "contoh soal elastisitas permintaan dan penawaran".
(Catatan: Pembahasan soal nomor 2 pada bagian Contoh Soal Elastisitas Permintaan sengaja dikosongkan untuk mengajak pembaca berpartisipasi aktif dan menguji pemahaman mereka sendiri.)