Contoh Soal Hukum Lavoisier & Pembahasannya

Contoh Soal Hukum Lavoisier & Pembahasannya

Memahami Hukum Lavoisier: Kekekalan Massa

Hukum Lavoisier, juga dikenal sebagai hukum kekekalan massa, merupakan salah satu hukum dasar dalam kimia. Hukum Lavoisier menyatakan bahwa massa zat sebelum reaksi sama dengan massa zat setelah reaksi. Dengan kata lain, massa tidak dapat diciptakan atau dimusnahkan, hanya dapat berubah bentuk. Artikel ini akan memberikan beberapa contoh soal hukum Lavoisier beserta pembahasannya untuk membantu Anda memahami konsep ini lebih baik.

Contoh Soal Hukum Lavoisier 1: Reaksi Pembakaran

Pertanyaan: 10 gram magnesium (Mg) dibakar dalam udara menghasilkan 16,6 gram magnesium oksida (MgO). Berapa gram oksigen (O₂) yang bereaksi?

Pembahasan:

Berdasarkan hukum Lavoisier, massa magnesium dan oksigen sebelum reaksi sama dengan massa magnesium oksida setelah reaksi. Kita dapat menulis persamaan sebagai berikut:

Massa Mg + Massa O₂ = Massa MgO

10 gram + Massa O₂ = 16,6 gram

Massa O₂ = 16,6 gram - 10 gram = 6,6 gram

Jadi, 6,6 gram oksigen bereaksi.

Contoh Soal Hukum Lavoisier 2: Reaksi Penguraian

Pertanyaan: 24,5 gram kalium klorat (KClO₃) dipanaskan hingga terurai menghasilkan 14,9 gram kalium klorida (KCl) dan gas oksigen (O₂). Berapa gram oksigen yang dihasilkan?

Pembahasan:

Menggunakan prinsip hukum Lavoisier, kita tahu bahwa:

Massa KClO₃ = Massa KCl + Massa O₂

24,5 gram = 14,9 gram + Massa O₂

Massa O₂ = 24,5 gram - 14,9 gram = 9,6 gram

Jadi, 9,6 gram oksigen dihasilkan.

Contoh Soal Hukum Lavoisier 3: Reaksi Sintesis

Pertanyaan: 5 gram hidrogen (H₂) bereaksi dengan 40 gram oksigen (O₂) menghasilkan air (H₂O). Berapa gram air yang dihasilkan jika reaksi berlangsung sempurna?

Pembahasan:

Sesuai dengan hukum Lavoisier, massa reaktan sama dengan massa produk.

Massa H₂ + Massa O₂ = Massa H₂O

5 gram + 40 gram = Massa H₂O

Massa H₂O = 45 gram

Jadi, 45 gram air dihasilkan. Perlu diingat bahwa dalam contoh ini kita mengasumsikan reaksi berlangsung sempurna dan semua reaktan bereaksi. Dalam prakteknya, reaksi mungkin tidak selalu sempurna.

Tanya Jawab Seputar Hukum Lavoisier

Q: Apa yang dimaksud dengan hukum kekekalan massa?

A: Hukum kekekalan massa, atau hukum Lavoisier, menyatakan bahwa massa total zat sebelum dan sesudah reaksi kimia selalu tetap. Artinya, massa tidak dapat diciptakan atau dimusnahkan, hanya berubah bentuk.

Q: Bagaimana hukum Lavoisier diterapkan dalam kehidupan sehari-hari?

A: Hukum Lavoisier diterapkan dalam berbagai proses, misalnya dalam perhitungan bahan bakar yang dibutuhkan untuk menghasilkan energi tertentu, dalam proses industri kimia untuk menentukan efisiensi reaksi, dan dalam analisis kuantitatif dalam kimia.

Q: Apakah ada pengecualian pada hukum Lavoisier?

A: Pada reaksi nuklir, hukum kekekalan massa tidak berlaku secara sempurna karena sebagian massa diubah menjadi energi sesuai dengan persamaan Einstein (E=mc²). Namun, dalam reaksi kimia biasa, hukum ini tetap berlaku dengan akurat.

Semoga contoh soal hukum Lavoisier di atas bermanfaat dalam memahami konsep kekekalan massa. Latihan lebih banyak akan membantu Anda menguasai konsep ini.